Pelatihan Pembibitan, PT NKA Perkuat Kemandirian Masyarakat Sekitar Operasional

 

Maba, abarce - PT Nusa Karya Arindo (NKA) menggelar Pelatihan Teknik Pembibitan Tanaman melalui Green Program sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Nusa Karya Arindo (NKA) ini merupakan kolaborasi lintas fungsi antara tim Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental Department perusahaan. Pelatihan diikuti mitra kelompok persemaian lokal, dengan dukungan dan sinergi dari Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Timur, Universitas Khairun, serta Balai Taman Nasional Aketajawe-Lolobata.

Pelatihan difokuskan pada peningkatan kapasitas teknis masyarakat, mulai dari teknik pembibitan benih unggul, metode penyemaian dan pemeliharaan bibit, hingga manajemen media tanam. Materi disusun untuk memperkuat pemahaman praktis peserta dalam menghasilkan bibit berkualitas yang adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat.

Program ini dirancang untuk memperkuat kemandirian kelompok persemaian sekaligus mendukung rehabilitasi dan pengkayaan vegetasi di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui pendekatan kolaboratif, kegiatan tersebut juga mendorong integrasi antara ilmu akademik, praktik konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Perwakilan NKA, Resanto Budi Hartono selaku Environmental Manager, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas dampak program lingkungan berbasis masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa inisiatif penghijauan tidak hanya berjalan secara seremonial, tetapi berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, baik bagi ekosistem maupun peningkatan sosial ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurut dia, penguatan kapasitas teknis menjadi kunci dalam menciptakan rantai pasok bibit yang mandiri dan berkelanjutan. Dengan dukungan multipihak, perusahaan optimistis program ini mampu menjadi fondasi bagi upaya rehabilitasi lahan yang lebih terstruktur di Halmahera Timur.

Sinergi antara sektor swasta, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pengelola kawasan konservasi tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program penghijauan serta menjadi model pengelolaan lingkungan kolaboratif di Halmahera Timur.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak